
Aktivis-Indonesia.Co.Id | Tanjung Batu Kalimantan Timur – Salah satu memilukan dan mengiris hati, di duga mobil Ambulance Macet saat mengangkut jenazah menuju tempat permakaman.
Sebut saja inisial T salah satu warga yang menyampaikan rasa kecewanya terhadap fasilitas kecamatan yang sudah di serahkan di puskesmas tanjung batu.
” Kami warga sangat kecewa dengan kejadian ini,masa fasilitas Ambulance jenazah yg di gunakan Malah macet ..apa tidak ada dana perawatan kendaraan operasiona dinasnya..?
Menurut kami sebagai warga tanjung batu kejadian ini akibat kelalaian kurang nya perawatan terhadap kendaraan ambulance tersebut” tuturnya ke awak Media Aktivis – Indonesia.Co.Id Pada Hari Sabtu 16 May 2026.
Lanjut T menyampaikan,kami sangat kecewa dan berharap pihak kecamatan dan puskesmas tanjung batu bisa bekerja sama dan memperhatikan fasilitas tersebut,agar tidak terjadi lagi hal yang sama.
Camat pulau Derawan saat di konfirmasi awak media terkait kendaraan yang macet tersebut Setelah ditelusuri membenarkan ambulance jenazah tersebut milik kecamatan yang sudah di serahkan kepada puskemas tanjung batu.

” Iya setelah saya konfirmasi ke staf betul itu mobil kecamatan namun untuk penggunaan dan stanbaynya diserahkan ke puskesmas tanjung batu”. Ucapnya melalaui chat wa
Tak berhenti di situ kami dari awak media juga lanjut menelusuri kepada pihak puskesmas dan langsung bertemu dengan pimpinan atau penagung jawab puskesmas tanjung batu.
Wawan Wijanarko, S.Tr.Kep, Ns., saat Di wawancara juga menyampaikan bahwasanya mobil ambulans jenazah itu milik kecamatan yang di titipkan kepada kami untuk di gunakan pihak puskesmas, namun ada beberapa kendala terkait biaya perawatannya nga ada,dan saya juga masuk di sini dari bulan februari.
” Memang kondisi mobil ambulance pengangkut jenazah yang dari kecamatan itu tidak maksimal,karena memang biaya operasional perawatannya nga ada,” tuturnya ke awak media
Keluarga almarhum juga menambahkan “Cukup sedih. Tapi mau bagaimana karena kondisinya seperti itu, Jadi, mau tak mau harus menggunakan mobil ambulans yang lain lagi,” terangnya kepada awak media Sabtu 16 / 05/ 2026
Almahrum Sawidah menghembuskan nafas terakhir di RSUD Abdul Rivai Berau, sekiranya pukul 03.18 WITA. Serta tibah di tanjung batu kurang lebih jam 07.00 dan di kebumikan sekitar jam 10 dini hari pada tanggal 16/05/2026.
Dengan kejadian tersebut menjadi pelajaran buat pihak kecamatan dan puskesmas tanjung batu, pentingnya memperhatikan fasilitas kendaraan ambulance yang ada untuk wilayah tanjung batu agar tidak lagi ada hambatan kejadian yang sama, yang menjadi pertanyaan mengapa pengadaan kendaraan mobil ambulance jenazah ko biaya perawatannya nga ada baik dari pihak kecamatan ataupun puskesmas.
Reporter : Hamsah

