
Aktivis – Indonesia.Co.Id. | Jombang Jawa Timur – Inspektorat Kabupaten Jombang menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus pungutan liar (pungli) di Desa Barong Sawahan.
Setelah Tim LKGSAI dipanggil untuk memberikan keterangan, kini giliran Tim Pengukuran Madasik yang dipanggil untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Langkah ini menunjukkan bahwa Inspektorat Kabupaten Jombang benar-benar berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus pungli ini.
Ketua Umum LKGSAI memberikan apresiasi kepada Inspektorat Kabupaten Jombang yang bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus pungli ini.
“Kami memberikan acungan jempol kepada tim Inspektorat yang langsung bertindak setelah ada aduan dari masyarakat,” ujar Ketua Umum LKGSAI.
Ia berharap agar kasus ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat bahwa pemerintah daerah serius dalam menangani kasus pungli.
Kasus pungli di Desa Barong Sawahan ini menjadi sorotan publik setelah adanya laporan dari rakyat masyarakat setempat.

pektorat Kabupaten Jombang kemudian melakukan penyelidikan dan memanggil beberapa pihak untuk dimintai keterangan.
Dengan langkah-langkah yang diambil oleh Inspektorat Kabupaten Jombang, diharapkan kasus pungli ini dapat diungkap tuntas dan pelaku dapat diberikan sanksi yang sesuai.
Masyarakat berharap agar pemerintah daerah dapat meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap praktik pungli yang meresahkan masyarakat.
Dengan demikian, diharapkan dapat tercipta suasana yang kondusif dan masyarakat dapat merasa aman dan nyaman dalam melakukan aktivitas sehari-hari.
Inspektorat Kabupaten Jombang diharapkan dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam menangani kasus pungli ini.
Dengan kerjasama antara pemerintah daerah, masyarakat, dan aparat penegak hukum, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari pungli dan korupsi.
Dalam beberapa waktu terakhir, Inspektorat Kabupaten Jombang telah menunjukkan keseriusan dalam menangani kasus korupsi dan pungli.
Dengan demikian, diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah dan menciptakan suasana yang kondusif untuk pembangunan daerah.
Reporter : Redaksi

