
Aktivis – Indonesia.Co.Id. | Jakarta – Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat Ruang Jurnalis Nusantara Pendiri RJN Arfendy CFLE Ungkap Fakta Demi Keadilan prinsip seorang jurnalis kerja keras dan bermoral adalah kombinasi fondasi yang kokoh untuk mencapai kesuksesan sejati dan ketenangan jiwa.
Ketua Umum ( Ketum ) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Ketua Umum ( Ketum ) Persatuan Pewarta Warga Indonesia Bapak Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A.., & Ketua Umum ( Ketum ) Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia Bapak Herry Setiawan, S.H., C.BJ, C. EJ.
Ia merupakan tokoh jurnalis dan aktivis yang aktif memimpin organisasi ini, sepakat menjunjung tinggi Asas praduga tak bersalah itu utama.
Tambahkan Reformasi Polri kembali menjadi sorotan seiring disiapkannya penerapan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) baru dan pembahasan Rancangan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana ( RKUHAP ).
Perubahan regulasi tersebut dinilai tidak hanya menyangkut teknis hukum pidana, tetapi juga menentukan arah praktik penegakan hukum dan kualitas demokrasi di Indonesia.

Dosen Hukum Pidana Wilson Lalengke, S.Pd., M.Sc., M.A.. menilai bahwa pembaruan hukum pidana belum tentu otomatis membawa reformasi kelembagaan kepolisian.
Menurutnya, perubahan aturan justru dapat menjadi persoalan apabila tidak diiringi dengan penguatan integritas dan profesionalisme aparat penegak hukum.
Herry Setiawan, SH., C.BJ., CEJ. Sekjend ( DPP-RJN), & Ketua Umum Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia, Menambah Kombinasi ini memastikan bahwa pencapaian materiil tidak diraih dengan cara menghalalkan segala cara, Melainkan melalui Jurnalis proses yang jujur, dedikasi tinggi, dan bertanggung jawab untuk redaksi.
Berikut adalah jabaran mengenai makna hidup bekerja keras dan bermoral.
Tidak Ada Jalan Pintas, Sukses sejati membutuhkan dedikasi, tekun, dan konsisten, bukan hanya keberuntungan atau jalan pintas.
Mengatasi Tantangan, Karakter pekerja keras tidak mudah menyerah dan siap melakukan usaha maksimal ( work hard ) untuk mencapai tujuan.

Kerja Cerdas & Ikhlas, Kerja keras yang efektif juga perlu disertai dengan kerja cerdas (strategi) dan kerja ikhlas agar tidak mudah stres.
Menghargai Proses & Orang Lain, Bermoral berarti menjunjung tinggi nilai-nilai seperti disiplin, rasa hormat, menghargai waktu, dan berbuat baik kepada orang lain.
Integritas, Bekerja keras tanpa moralitas dapat merugikan orang lain. Moralitas memastikan keberhasilan yang dicapai tidak merugikan diri sendiri maupun lingkungan sekitar.
Tanggung Jawab, Bekerja keras mencakup kesadaran penuh untuk bertanggung jawab atas hasil perbuatan, baik kepada diri sendiri, masyarakat, maupun Tuhan.
Manfaat Kombinasi Keduanya: Ketenangan Hidup, Bekerja dengan keras dan jujur (bermoral) memberikan ketenangan batin dan hidup yang lebih bermakna.
Pengalaman Berharga, Proses kerja keras membentuk karakter yang bijaksana, bersyukur, dan telaten.
Kemandirian, Kombinasi ini menghindarkan seseorang menjadi beban bagi orang lain dan memampukan mereka memberikan manfaat bagi lingkungan.
Singkatnya, kerja keras membangun kesuksesan, sementara moral menjaga kesuksesan tersebut agar tetap berkah dan bernilai.

Berkarya nyata tanpa sombong adalah wujud tertinggi dari kerendahan hati (tawadhu), di mana fokus utamanya adalah memberi dampak positif, bukan mencari pengakuan.
Kesombongan sering muncul saat kita merasa sukses, namun sejatinya kesuksesan adalah amanah yang bisa diambil kapan saja.
Berikut adalah motivasi dan prinsip berkarya nyata tanpa sombong.
Hidup dengan banyak bersyukur adalah kunci ketenangan, kebahagiaan, dan kesehatan yang lebih baik, karena mengubah apa yang dimiliki menjadi cukup dan memaknai setiap momen sebagai anugerah.

Bersyukur melibatkan pengakuan nikmat, ucapan terima kasih, dan tindakan positif, yang membantu menghadapi kesulitan dan memperkuat hubungan.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai hidup banyak bersyukur.
Manfaat Syukur, Meningkatkan emosi positif, kesehatan, dan ketenangan jiwa.
Bersyukur menjadikan hidup lebih bermakna. Mengucapkan Alhamdulillah atau terima kasih saat bangun pagi, menerima nikmat, atau bahkan dalam kesulitan.
Tulis Jurnal Syukur, Mencatat hal-hal kecil yang membuat tersenyum setiap hari.
Ubah Pola Pikir (Mindset), Fokus pada apa yang dimiliki, bukan yang diinginkan, dan hindari membandingkan diri dengan orang lain.
Berbagi, Berbagi dengan sesama sebagai wujud nyata syukur.
Filosofi, Bersyukur adalah seni melihat keajaiban dalam hal-hal sederhana. Ia adalah kekayaan jiwa, sementara mengeluh adalah kemiskinan.
Dengan bersyukur, seseorang tidak kehilangan semangat untuk terus berusaha meningkatkan diri, sambil menerima keadaan dengan hati lapang.
Reporter : Redaksi

