
Medan,aktivis-indonesia.co.id— Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Sumatera Utara bersama Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) Kota Medan, Gardu Prabowo DPD Sumut, serta Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kota Medan akan segera menggelar Dialog Publik bertema “Peran Serta Generasi Muda Dalam Penanggulangan Bahaya Peredaran Gelap Narkotika di Sumatera Utara”.
Ketua DPW FABEM Sumut, Rinno Hadinata, dalam keterangan persnya di Medan, Kamis (8/1/2026), menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk respons atas keresahan masyarakat terhadap masifnya peredaran narkotika di Sumatera Utara.
“Bahaya narkotika tidak bisa dianggap sepele. Dampaknya sangat merusak masa depan generasi muda Indonesia. Oleh karena itu, persoalan ini harus menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama,” tegas Rinno.
Rencananya, dialog publik ini akan menghadirkan sejumlah pemangku kepentingan strategis, di antaranya Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara, Kepala BNN Provinsi Sumut, Kapolda Sumut, Kejaksaan Tinggi Sumut, Pangdam I/Bukit Barisan, serta para praktisi hukum.
Sementara itu, Ketua DPC GANN Kota Medan, Syoekri Latief Pinem yang akrab disapa Papi, menyambut baik kolaborasi lintas elemen ini.
Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkotika harus dilakukan secara berkelanjutan dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
“Bahaya narkotika harus kita berantas bersama,Say No to Narkotika, this is very dangerous. Generasi muda harus dibentengi sejak dini, dan peran keluarga serta lingkungan sangat penting dalam pengawasan,” ujarnya(08/01/25).
Dukungan juga datang dari Gardu Prabowo DPD Sumut. Sekretaris DPD Gardu Prabowo Sumut, Ray Pitty Siregar, menuturkan bahwa isu narkoba menjadi perhatian serius Presiden RI Prabowo Subianto, sebagaimana tertuang dalam program ASTACITA lima tahun pemerintahan.
“Sumatera Utara termasuk daerah dengan tingkat peredaran narkotika tertinggi di Indonesia. Karena itu, kita tidak boleh lelah untuk terus melakukan upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika, khususnya di Sumut dan umumnya di seluruh Indonesia,” tegas Ray.
Dari kalangan mahasiswa, Dinda (24), salah satu pengurus BEM di Medan, menyatakan antusiasmenya terhadap rencana dialog publik tersebut. Ia berharap kegiatan ini mampu menyatukan visi dan misi seluruh elemen pemuda menuju Generasi Indonesia Emas 2045.
“Kolaborasi seperti ini sangat positif. FABEM Sumut sebelumnya juga pernah menggelar Silaturahmi Akbar yang dihadiri 11 perwakilan BEM se-Kota Medan pada 30 Agustus 2025 lalu. Semoga dialog publik ini dapat melahirkan solusi konkret bagi masa depan generasi muda,” pungkasnya.(*Ziqro)

