
aktivis-indonesia.co.id || Padang–
Hampir sebulan pasca banjir yang melanda Jl. Tanjung Indah VI, Kp. Lapai, Kecamatan Nanggalo pada 27 November 2025, warga masih menghadapi dampak serius.
Banyak rumah belum pulih, material sisa banjir berserakan, dan akses jalan lingkungan masih terhambat lumpur serta puing-puing.Warga setempat menyatakan membutuhkan alat berat seperti eskavator mini dan dump truck untuk mempercepat pembersihan material lumpur dan puing yang menumpuk di jalan dan pekarangan. Kondisi ini menyoroti lambatnya proses pemulihan infrastruktur serta keterbatasan bantuan darurat yang ada(21/02/25).

Dampak yang tercatat,Rumah rusak ringan hingga sedang akibat terendam banjir.Perabot dan material rumah tangga rusak masih menumpuk di jalan dan halaman warga.Mobilitas warga terhambat karena endapan lumpur di jalan lingkungan.Bantuan darurat dari pemerintah dan relawan masih terbatas, warga meminta dukungan alat berat untuk percepatan pembersihan.
Warga dan aktivis lokal mendesak pihak berwenang segera menurunkan alat berat dan mempercepat pemulihan infrastruktur, serta meninjau sistem drainase agar kejadian serupa tidak terulang.
(*ZIQRO)

