
Aktivis-indonesia.co.id || Padang,—
Gabungan lembaga kemanusiaan yang terdiri dari BP2DIM, Lakam, ACPAI, MYCARE, LKAAM, Yayasan Perisai Muslim, serta unsur masyarakat dalam Masyarakat Cinta Islam, menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Kota Padang, Sumatera Barat.
Penyaluran bantuan dilakukan sebagai respons atas bencana hidrometeorologi yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur, terganggunya aktivitas masyarakat, serta perpindahan sejumlah warga ke posko pengungsian.
Bantuan yang diberikan meliputi kebutuhan pokok, perlengkapan kebersihan, pakaian, serta dukungan logistik untuk relawan dan posko. Penyaluran dilaksanakan melalui koordinasi dengan Pemerintah Kota Padang, TNI–Polri, serta jaringan relawan di lapangan.
Perwakilan gabungan lembaga menegaskan bahwa seluruh bantuan dikelola secara amanah, transparan, dan tepat sasaran, dengan prioritas bagi keluarga rentan seperti anak-anak, lansia, dan penyintas yang kehilangan tempat tinggal.
“Kehadiran kami di Padang adalah wujud nyata dari solidaritas dan tanggung jawab kemanusiaan. Bantuan ini kami harap dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penguat semangat dalam proses pemulihan,” ujar perwakilan gabungan lembaga dalam pernyataan resmi.
Gabungan lembaga menyampaikan belasungkawa atas korban jiwa dan kerusakan yang terjadi, serta berharap proses pemulihan dapat berlangsung cepat melalui sinergi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat.Upaya bantuan tahap berikutnya akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi lapangan dan kebutuhan penyintas, termasuk pendataan tambahan serta koordinasi berkelanjutan untuk memastikan distribusi berjalan efektif dan menyentuh seluruh masyarakat terdampak.

