
aktivis-indonesia.co.id| jogjakarta ,-
Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu menegaskan penolakan total terhadap segala bentuk upaya, wacana, maupun manuver politik yang mengarah pada perubahan atau amandemen terhadap Undang-Undang Dasar 1945. Bagi PNIB, UUD 1945 adalah fondasi utama yang mengatur sistem kenegaraan dan tidak boleh dijadikan objek kepentingan politik jangka pendek.
Bagi PNIB, UUD 1945 bukan sekadar teks hukum, tetapi warisan sakral para pendiri bangsa—dirumuskan dengan kebijaksanaan, pengorbanan, serta visi besar mengenai masa depan Indonesia. Setiap upaya merombak konstitusi tanpa alasan mendesak, tanpa mandat rakyat, dan tanpa kondisi kenegaraan yang benar-benar darurat merupakan tindakan yang mencederai sejarah sekaligus mengkhianati amanah leluhur.
PNIB menilai bahwa perubahan terhadap UUD 1945 berpotensi menimbulkan instabilitas politik dan mengancam tatanan kenegaraan yang selama ini menjadi pegangan rakyat. Konstitusi tidak boleh diperalat demi kepentingan kelompok tertentu atau ambisi kekuasaan segelintir elite.
Oleh sebab itu, PNIB – Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu menyerukan kepada seluruh tokoh adat, pemuda, organisasi, dan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan UUD 1945 sebagai simbol persatuan nasional dan pijakan utama NKRI.
PNIB dengan tegas menyatakan:
Merubah UUD 1945 tanpa dasar yang benar adalah bentuk pengkhianatan terhadap leluhur bangsa dan pengabaian terhadap perjuangan para pendiri negeri.
PNIB akan terus mengawal, menyuarakan, dan mempertahankan prinsip-prinsip kebangsaan demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(editor:Ziqro)

