
aktivis-indonesia.co.id ||Padang — Koordinator Persatuan Pengusaha Merah Putih Sumatera Barat, Ziqro Fernando, menyampaikan teguran keras kepada pihak-pihak yang dinilai merugikan masyarakat dan dunia usaha, khususnya terkait praktik mafia minyak dan tindakan tidak profesional oleh pengusaha rental mobil Alan Dirga.
Ziqro menegaskan bahwa persoalan seperti ini tidak hanya merusak kepercayaan publik, tetapi juga memukul para pelaku usaha yang bekerja dengan jujur.
“Gabisa bantu satu orang, jangan susahkan semua orang. Cicilan mobil Brio BA 1057 AAB milik adik saya, Muhammad Algifari Zacky, saja sudah tiga bulan tidak dibayar. Profit usaha pun belum kamu berikan, ditambah pajak satu lagi belum diselesaikan,” tegas Ziqro.
Ia menyebut tindakan Alan D sebagai contoh pengusaha yang tidak bertanggung jawab dan justru menimbulkan kerugian bagi orang lain. Kondisi demikian menurutnya tidak boleh dibiarkan.
“Kalau tidak siap bertanggung jawab, jangan buka usaha. Ini peringatan keras bagi pengusaha nakal seperti Alan Dirga,” lanjutnya.
Ziqro menambahkan bahwa Persatuan Pengusaha Merah Putih Sumatera Barat mendukung penuh penegakan hukum dan penertiban terhadap mafia minyak maupun pelaku usaha yang merugikan masyarakat. Ia meminta aparat dan pihak terkait untuk turun tangan menyelesaikan persoalan-persoalan demikian agar tidak menimbulkan dampak lebih luas.

