
Aktivis – Indonesia.Co.Id. | Jakarta — Kementerian Sekretariat Negara (Setneg) memperkuat komitmennya dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan media nasional. Langkah ini dilandasi visi untuk menciptakan komunikasi publik yang efektif, transparan, dan partisipatif dalam mendukung program pembangunan nasional. Pada Hari Rabu 19 November 2025.
1. Sinergi Pemerintah Pusat – Daerah
Baru-baru ini, Setneg menggelar dialog aspiratif dengan DPRD Sulawesi Utara. Pertemuan ini menjadi wadah strategis untuk menyerap aspirasi daerah dan menjembatani isu-isu lokal ke skala nasional.
Dalam kunjungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah ke Setneg, lebih dari 50 perwakilan pemerintah daerah berdiskusi mengenai pengelolaan humas, protokol, dan arsip pemerintahan daerah.
Setneg menekankan bahwa sinergi pusat–daerah bukan sekadar formalitas, melainkan bagian dari tata kelola pemerintahan yang efisien, responsif, dan berintegritas.
2. Kolaborasi dengan Media Nasional
Setneg aktif membangun jaringan komunikasi dengan media arus utama sebagai mitra strategis dalam menyebarkan informasi program prioritas nasional, seperti visi “Indonesia Emas 2045”.
Kepala Biro Humas Setneg, Eddy Cahyono Sugiarto, menyoroti peran media profesional dan terverifikasi dalam menjaga kredibilitas informasi publik terutama di tengah disrupsi digital.
Kolaborasi ini diarahkan pada edukasi publik yang konstruktif dan transparansi kebijakan, bukan hanya sekadar publikasi berita.
3. Inovasi Kehumasan dan Teknologi
Setneg tidak hanya mengandalkan media tradisional, tetapi juga mengembangkan strategi komunikasi melalui new media. Dalam kunjungan Lembaga Administrasi Negara (LAN), Setneg memaparkan pemanfaatan platform digital dan teknologi seperti AI dalam monitoring media.
Inovasi ini diharapkan mempercepat diseminasi informasi serta meningkatkan partisipasi publik dalam agenda pemerintahan.
4. Manfaat bagi Publik
Dengan sinergi yang lebih erat, masyarakat di seluruh daerah akan lebih mudah mengakses informasi kebijakan nasional yang relevan dengan kontekstual lokal.
Media nasional akan menjadi saluran penting untuk menyampaikan program-program strategis pemerintah dengan akurasi dan kredibilitas tinggi.
Pemerintah daerah dapat memperkuat kapasitas kehumasan, keprotokolan, dan arsip, sehingga tata kelola pemerintahan lokal semakin profesional.
5. Komitmen Lanjutannya
Setneg berencana melanjutkan dialog dan kunjungan ke lebih banyak daerah, serta memperluas kemitraan dengan media nasional dan lokal. Agenda ke depan mencakup pelatihan kehumasan daerah, workshop media publik, dan pengembangan platform digital untuk komunikasi publik.
Reporter : Redaksi

