
Aktivis – Indonesia.Co.Id. | Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi menyambut kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ibn Al-Hussein dari Kerajaan Yordania Hasyimiah ke Indonesia pada tanggal 14 dan 15 November 2025. Pesawat kenegaraan Raja Abdullah II dikawal oleh 7 pesawat tempur F-16 dan 3 pesawat T-50 milik TNI AU saat memasuki wilayah udara Indonesia. Raja Abdullah II tiba di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma sekitar pukul 16.00 WIB, disambut langsung oleh Presiden Prabowo di tangga pesawat.
Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II menuju Istana Merdeka dengan menggunakan satu kendaraan yang sama, melewati barisan pasukan kehormatan serta iring-iringan berkuda dan motoris. Selama upacara di istana, kedua lagu kebangsaan (Yordania dan Indonesia) dikumandangkan, serta dilakukan penghormatan tembakan meriam sebanyak 21 kali. Presiden Prabowo memperkenalkan delegasi Indonesia dan kemudian bersama Raja Abdullah II melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan.
Dilanjutkan sesi foto bersama di ruang kredensial dan penandatanganan buku tamu kenegaraan. Dalam pertemuan tete-a-tete dan pertemuan bilateral, kedua pemimpin membahas penguatan kerja sama strategis antara Indonesia dan Yordania. Pada kunjungan sebelumnya (April 2025), telah ditandatangani nota kesepahaman (MoU) di berbagai bidang, antara lain pertahanan, pertanian, pendidikan, dan keagamaan.
Kementerian Pertahanan RI mencatat bahwa MoU pertahanan meliputi kerja sama latihan militer, pengembangan sumber daya, dan kolaborasi industri pertahanan. Tanda Kehormatan dan PerpisahanSebagai bagian dari kunjungan kenegaraan, Presiden Prabowo menerima penghargaan dari Raja Abdullah II. Pada 15 November 2025, Presiden Prabowo mengantar Raja Abdullah II ke Bandara Halim Perdanakusuma untuk keberangkatan kembali, dengan iring-iringan kehormatan dan pesawat TNI AU yang mengantar.
Dalam perpisahan, kedua pemimpin saling memberikan penghormatan dan menegaskan kembali bahwa hubungan Indonesia–Yordania tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga berbasis persahabatan pribadi yang telah berlangsung lama.Kunjungan ini mencerminkan kedekatan historis dan emosional antara Indonesia dan Yordania, di mana Presiden Prabowo dan Raja Abdullah II memiliki hubungan personal yang telah terjalin sejak lama.
Pertemuan ini diharapkan memperkuat kerja sama di bidang strategis seperti pertahanan, investasi, dan isu kemanusiaan, termasuk dukungan terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah. Upacara kenegaraan yang khidmat dan simbolis (iring-iringan, tembakan meriam, parade kehormatan) menunjukkan penghormatan tinggi yang diberikan Indonesia kepada Kerajaan Yordania.
Kunjungan kenegaraan Raja Abdullah II ke Indonesia menegaskan posisi Yordania sebagai mitra strategis dan sahabat dekat bagi Indonesia. Presiden Prabowo menyatakan komitmen untuk terus memperdalam kerja sama demi kepentingan kedua negara dan perdamaian global.
Reporter : Redaksi

