
Aktivisindonesia.co.id,Padang-
Harapan baru kembali menyala di Ranah Minang.
Semen Padang FC resmi menunjuk pelatih asal Serbia, Dejan Antonic, sebagai nakhoda baru menggantikan Eduardo Almeida.
Membangkitkan Kabau Sirah dari dasar klasemen Liga 1 2025/2026 dan mengembalikan marwah tim kebanggaan Sumatera Barat.
CEO Semen Padang FC, Win Bernadino, menegaskan bahwa perubahan ini adalah langkah strategis untuk mengembalikan identitas tim yang dikenal dengan kerja keras dan determinasi tinggi.
“Dejan datang dengan semangat baru. Kami ingin membangkitkan karakter pejuang yang pernah membuat Semen Padang disegani di pentas nasional,” ujarnya.
Semen Padang kini berada di dasar klasemen dengan 4 poin dari 7 pertandingan — namun manajemen yakin, kebangkitan bukan hal mustahil bila seluruh elemen bersatu.
Dejan dikenal sebagai pelatih dengan filosofi “humanis dahulu, taktik kemudian.”
Ia menekankan pentingnya membangun kepercayaan dan keharmonisan tim sebelum menyusun strategi.
Dalam konferensi perdananya, Dejan menyampaikan pesan singkat namun membakar semangat:
“Kita mulai dari hati. Kalau hati sudah bersatu, tak ada yang tak mungkin. Semen Padang harus bangkit!”
Kedatangan Dejan disambut luar biasa oleh kelompok suporter fanatik:
Spartacks, The Kmers, Ultras West Sumatera 1980, Padang Lads, dan Padang Fans 1980.
Kompak Menyatakan
“Tetap jaga api, jangan memadam — bakar semangat Kabau Sirah!”
“Kami tidak akan berhenti bernyanyi, tak akan berhenti percaya. Ini kebangkitan dari tanah Minang, bukan sekadar sepak bola , ini harga diri kami,” tegas perwakilan Suporter.
Suara dan semangat mereka menjadi bahan bakar moral bagi tim yang tengah bersiap menghadapi laga penting kontra Bhayangkara FC pada 20 Oktober mendatang.
Dengan dukungan total suporter dan kerja keras pemain, Dejan yakin Semen Padang FC bisa segera beranjak dari tekanan.
“Kita mungkin jatuh, tapi Kabau Sirah tidak pernah tunduk. Ini waktunya bangkit, satu hati untuk Ranah Minang,” pungkasnya.
Aliansi Cyber Pers Aktivis Indonesia
Mendukung Kebangkitan Sepak Bola Daerah dan Semangat Persatuan Nasional

