
aktivis-indonesia.co.id ||Padang, —
Di tengah derasnya arus disinformasi, pembungkaman suara rakyat, dan tumpulnya keberpihakan media terhadap kepentingan publik, Media Aktivis Indonesia (aktivis-indonesia.co.id) membuka Open Recruitment Jurnalis dan Kontributor Daerah sebagai bagian dari gerakan memperkuat jurnalisme yang independen, berani, dan berintegritas.
Rekrutmen ini bukan sekadar membuka peluang kerja, melainkan panggilan perjuangan moral bagi aktivis, pemuda, mahasiswa, dan warga bangsa yang tidak rela melihat kebenaran dibungkam dan fakta dipelintir.Humas Media Aktivis Indonesia, Ziqro Fernando, C.Par, menegaskan bahwa jurnalis harus berdiri di garis depan kepentingan rakyat(17/12/25)
“Kami tidak membutuhkan jurnalis yang tunduk pada pesanan dan tekanan. Media Aktivis Indonesia memanggil mereka yang berani menulis fakta apa adanya, berpihak pada kebenaran, dan berdiri bersama rakyat,” tegas Ziqro.Menurutnya, Media Aktivis Indonesia berkomitmen memberikan legalitas dan perlindungan penuh kepada setiap jurnalis yang bertugas di lapangan.
“Setiap jurnalis akan dibekali ID Card resmi, Surat Tugas, dan Surat Tugas Khusus untuk peliputan investigatif dan strategis. Ini adalah kerja perjuangan” ujarnya
.Posisi yang Dibuka: Jurnalis / Kontributor Daerah
Kriteria Utama:Berani, jujur, dan berintegritas Peka terhadap ketidakadilan dan persoalan daerah Siap turun ke lapangan dan bekerja profesional Menjunjung tinggi etika dan tanggung jawab pers .
Memiliki perangkat komunikasi aktif Hak dan Fasilitas:
Legalitas resmi (ID Card, Surat Tugas, Surat Tugas Khusus)Pembinaan dan pendampingan jurnalistik berkelanjutan ,Publikasi karya di media nasional , Perlindungan kerja sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers ,Jejaring nasional jurnalis dan aktivis independen .
Redaksi mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan Media Aktivis Indonesia tanpa identitas dan surat tugas resmi.
Pendaftaran dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi: WhatsApp: 0821-7195-2559
Dengan dibukanya rekrutmen ini, Media Aktivis Indonesia mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak diam, tidak takut, dan tidak tunduk,karena pers yang berani adalah napas demokrasi.
(*Ziqro)

