
aktivis-indonesia.co.id ||Padang —
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi cuaca ekstrem untuk wilayah Sumatera Barat pada 3 Desember 2025 pukul 19.00 WIB hingga tiga jam ke depan(03/12/25) .
BMKG memetakan sejumlah daerah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat, sangat lebat hingga ekstrem, yang dapat disertai angin kencang serta kilat/petir.
BMKG menetapkan daerah berikut sebagai wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem:
Kabupaten Solok: Tigo Lurah
Kabupaten Tanah Datar: Tanjung Emas, Lintau Buo, Sungayang, Salimpaung, Padang Ganting, Tanjung Baru, Lintau Buo Utara
Kabupaten Agam: Baso, Kamang MagekKabupaten Lima Puluh Kota: Guguak, Luak, Harau, Lareh Sago Halaban, Situjuah Limo Nagari, AkabiluruKabupaten Pasaman: Bonjol, Lubuk Sikaping, Duo Koto
Kabupaten Dharmasraya: Koto Baru, Pulau Punjung, Sungai Rumbai, Koto Salak, Asam Jujuhan, Koto BesarKabupaten Solok Selatan: Sangir Batang Hari, Sangir Balai Janggo
Kabupaten Pasaman Barat: Gunung Tuleh
Kota Payakumbuh: Payakumbuh Timur, Payakumbuh Selatan
BMKG menyampaikan bahwa daerah-daerah tersebut memiliki potensi terdampak bencana hidrometeorologi, seperti:
banjir,banjir bandang,tanah longsor,pohon tumbang,yang dapat dipicu oleh intensitas hujan ekstrem dan angin kencang.Pemerintah daerah, perangkat nagari, relawan kebencanaan, dan masyarakat diimbau untuk:
1. Meningkatkan kewaspadaan terutama pada wilayah bantaran sungai dan lereng curam.
2. Menghindari aktivitas di area rawan longsor saat hujan deras.
3. Memantau kanal informasi resmi BMKG dan BPBD untuk pembaruan situasi.
4. Menjaga kesiapan jalur evakuasi serta alat komunikasi darurat.
Rilisan ini bersifat faktual berdasarkan informasi resmi BMKG guna memastikan masyarakat mendapatkan peringatan yang akurat dan tepat waktu dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem.

