
Aktivis-indonesia.co.id || Padang, — Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy melakukan kunjungan langsung ke sejumlah titik terdampak banjir bandang di Kota Padang. Tujuan utama kunjungan adalah untuk meninjau kondisi warga terdampak dan memastikan bantuan serta penanganan darurat berjalan cepat dan tepat sasaran.
🔹 Lokasi PeninjauanPengungsian di Masjid Al Hijrah, Jalan Kampung Apa. Pemukiman di Perumahan Lumin Park. Dapur umum di sekitar Puskesmas Air Dingin. Titik jembatan dan akses transportasi yang rusak akibat banjir.
🔹 Temuan & Kondisi di LapanganBanyak warga masih mengungsi dan menghadapi kekurangan kebutuhan dasar, air bersih, pangan, fasilitas dasar. Infrastruktur publik dan jalur transportasi rusak parah , sejumlah jembatan putus dan jalan akses terputus , sehingga distribusi bantuan sulit. Pasokan air bersih besar-besaran terganggu, menyebabkan krisis air bersih di banyak wilayah di Padang.
🔹 Respons dan Rencana BantuanVasko Ruseimy menyampaikan bahwa tanpa dukungan tambahan dari pemerintah pusat, pemulihan dan distribusi bantuan akan berjalan lambat. Titiek Soeharto memastikan bantuan pangan dari Bulog sudah dialokasikan untuk wilayah terdampak,total untuk Sumbar sebanyak 6.794.960 kg beras dan 1.358.992 liter minyak goreng. Bantuan ini diprioritaskan disalurkan ke titik pengungsian dan daerah dengan akses sulit agar kebutuhan mendesak warga segera teratasi.
🔹 Imbauan & Prioritas PenangananTitiek menegaskan, dalam situasi darurat seperti ini, distribusi bantuan tidak boleh tertunda ,terutama untuk pangan dan air bersih. Pemerintah daerah dan pusat diestimasi perlu segera mempercepat perbaikan infrastruktur dan sistem distribusi air bersih agar pelayanan dasar bisa kembali normal.
Kesimpulan Kunjungan Titiek Soeharto bersama Wagub Vasko menegaskan bahwa dampak dari banjir bandang di Padang jauh melampaui kerusakan fisik. Krisis air bersih dan terganggunya akses distribusi bantuan menjadi masalah besar yang memerlukan respons cepat dari pemerintah pusat dan daerah. Alokasi bantuan dari Bulog sudah dipastikan, namun efektivitas distribusi akan sangat bergantung pada perbaikan infrastruktur dan koordinasi penanganan darurat.(Reporter : Ziqro)

