
Aktivis-indonesia.co.id || Jakarta —
Pemerintah pusat terus mengakselerasi program strategis nasional di berbagai sektor. Berdasarkan siaran pers resmi Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Kemenhan, dan Otorita IKN, berikut rangkuman kegiatan faktual Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam beberapa waktu terakhir.
1. Peresmian Proyek Ketenagalistrikan Nasional Presiden meresmikan 26 proyek pembangkit listrik yang tersebar di 18 provinsi dengan total kapasitas mencapai 3,2 GW. Dalam keterangan resminya, Presiden menegaskan komitmen pemerintah menghadirkan listrik merata ke seluruh wilayah Indonesia dalam lima tahun ke depan.
2. Arahan Ekonomi dan Penyusunan RAPBN 2026Dalam Rapat Terbatas di Istana Merdeka, Presiden memberikan arahan terkait capaian investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) sekaligus memimpin pembahasan penyusunan RAPBN 2026. Pemerintah menekankan efisiensi belanja negara dan optimalisasi investasi produktif.
3. Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN)Presiden menyetujui anggaran lanjutan pembangunan IKN tahap kedua sebesar Rp 48,8 triliun untuk periode 2025–2029. Target pemerintah adalah menjadikan IKN sebagai pusat politik Indonesia pada tahun 2028. Pemerintah juga menyetujui program efisiensi anggaran serta penyediaan lahan diplomatik bagi negara sahabat yang membangun kantor kedutaan di IKN.
4. Penguatan Industri Pertahanan NasionalPresiden membuka Indo Defence 2025 Expo & Forum dan meresmikan peluncuran kendaraan listrik taktis buatan dalam negeri MV3-EV Pandu produksi PT Pindad. Pada kesempatan tersebut, pemerintah menandatangani 27 kontrak industri pertahanan senilai total Rp 33 triliun.
5. Diplomasi InternasionalDalam forum internasional SPIEF 2025, Presiden menegaskan capaian Indonesia dalam swasembada pangan, termasuk peningkatan produksi padi dan jagung sekitar 50% serta cadangan beras nasional yang mencapai 4,4 juta ton. Dalam satu tahun pemerintahan, Presiden telah melakukan kunjungan ke 24
(*Reporter : Ziqro)

