
Aktivis-indonesia.co.id | Padang – Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, melaksanakan sejumlah agenda penting hari ini yang berfokus pada stabilitas pangan daerah dan penguatan ekonomi sosial berbasis wakaf.
Dalam peninjauan bersama Menteri Perdagangan RI di Pasar Raya Padang, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa harga kebutuhan pokok di Sumatera Barat berada dalam kondisi stabil. Ia juga memastikan bahwa pasokan pangan aman menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru). Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memantau ketersediaan bahan pokok, termasuk distribusi hingga ke wilayah pedalaman.
Selain agenda pangan, Mahyeldi turut menghadiri penutupan Konferensi Wakaf Internasional 2025 di Padang. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan komitmen bahwa Sumatera Barat siap menjadi episentrum gerakan wakaf nasional. Pemerintah provinsi, kata Mahyeldi, akan memperkuat ekosistem wakaf produktif yang dapat menunjang kesejahteraan masyarakat, terutama di tingkat nagari.
Gubernur juga menyatakan dukungan penuh atas rencana syukuran penetapan Rahmah El Yunusiyah sebagai Pahlawan Nasional. Pemprov Sumbar telah menyiapkan langkah untuk memfasilitasi seminar nasional guna mengangkat kiprah tokoh perempuan pelopor pendidikan tersebut.
Secara umum, agenda Mahyeldi hari ini menegaskan fokus Pemprov Sumbar pada ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui wakaf, serta penguatan nilai sejarah dan pendidikan di daerah. (*Reporter : ziqro)

