
Aktivis-Indonesia.Co.Id. | Padang Sumatera Barat – Team Investigasi Aktivis-Indonesia menemukan fakta kuat bahwa kelangkaan solar dan pertalite yang dikeluhkan warga Sumbar dalam beberapa pekan terakhir ternyata dipicu oleh aktivitas mobil lansir yang dioperasikan jaringan mafia minyak.Mobil-mobil ini diduga melakukan pengisian BBM bersubsidi berkali-kali dalam volume tidak wajar di sejumlah SPBU, menggunakan tangki modifikasi, serta bergerak dalam pola terkoordinasi.
BBM yang di kumpulkan kemudian dialihkan untuk aktivitas ilegal, termasuk PETI dan penjualan harga tinggi ke luar daerah.Akibatnya, pasokan untuk masyarakat umum menjadi terganggu dan menimbulkan :
Antrian panjang di SPBUNelayan dan sopir truk kesulitan beroperasi UMKM dan transportasi logistik tersendatPotensi kerugian negara dalam jumlah besarDesakan Resmi Aktivis-Indonesia Kepada PertaminaAktivis-Indonesia meminta Pertamina untuk :
1. Mengambil langkah tegas terhadap SPBU yang melayani pengisian mobil lansir di luar batas kewajaran.
2. Menerapkan sistem barcode dan kontrol digital ketat di seluruh SPBU yang rawan disusupi mafia.
3. Membentuk tim khusus penindakan bersama aparat penegak hukum untuk memutus rantai mafia distribusi BBM.
4. Melakukan audit distribusi di wilayah Sumbar secara menyeluruh.Seruan kepada Aparat Penegak Hukum
Aktivis-Indonesia & Lembaga Aliansi Indonesia Mendesak :
Polisi dan Kejaksaan menindak operasional mafia minyak secara hukumPemerintah daerah ikut melakukan pengawasan lapanganPenutupan jaringan penimbunan yang merugikan publikKelangkaan ini harus segera ditangani agar tidak menimbulkan instabilitas ekonomi daerah dan keresahan masyarakat.
Reporter : Redaksi

